Foto : ils/Pasien Sehat

Bahan Kimia Beracun Ditemukan di Pasar Ikan Baru Tokyo

haidir | Minggu , 15 Januari 2017 - 10:16 WIB

Publicapos.com - Bahan kimia yang sangat beracun ditemukan dalam uji coba air tanah di sebuah fasilitas baru yang ditujukan untuk menggantikan pasar ikan Tsukiji di Tokyo -- terbesar di dunia -- membayangi rencana relokasi yang mahal tersebut, ungkap laporan berita pada Sabtu (14/01).
 
Proyek kontroversial itu ditunda karena kekhawatiran tentang kontaminasi beracun, yang juga berdampak pada Olimpiade 2020 yang akan digelar di ibu kota Jepang tersebut.
 
Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengatakan bahwa dia akan menunda langkah awal yang dijadwalkan dimulai pada November tahun lalu, sambil mengunggu hasil pengujian air tanah di lokasi baru tersebut, yang sebelumnya merupakan pabrik gas.
 
Rencana relokasi tersebut terganggu oleh sejumlah masalah, termasuk temuan bahwa para kontraktor gagal mengisi sebuah ruang bawah tanah di lokasi baru itu dengan tanah bersih sebagai penahan polusi tanah.
 
Hasil pengujian akhir tersebut menunjukkan bahwa kadar bahan beracun, termasuk benzene, yang terdeteksi dalam air bawah tanah di lokasi baru tersebut di atas batas yang ditentukan secara nasional, kata Yomiuri Shimbun dan Jiji Press.
 
Hasil pengujian itu muncul setelah tes sebelumnya juga menunjukkan tinggkat merkuri tinggi yang ditemukan di dalam ruang bawah tanah fasilitas itu.
 
Rencana untuk merelokasi pasar berusia lebih dari 80 tahun tersebut, sebuah tempat wisata populer, telah dijalankan selama bertahun-tahun, dengan para pendukung menyatakan bahwa teknologi perlu ditingkatkan.


Trump tak Dukung Solusi Dua Negara, Garis Keras Israel Senang

PM Irak: Perlu Tiga Bulan Tambahan untuk Habisi ISIS

Polisi Tangkap Pelaku Pemotong Rambut Berantai di Jepang