Foto : BNPB minta warga Jakarta waspada banjir kiriman. (ist)

Warga Jakarta yang Tinggal di Bantaran Kali Diminta Waspadai Banjir Kiriman

Antara | Jumat , 14 April 2017 - 02:38 WIB

Publicapos.com-  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga Jakarta yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung mewaspadai datangnya banjir kiriman dari daerah Bogor karena hujan lebat yang cukup panjang di daerah Itu telah menyebabkan kenaikan debit Sungai Ciliwung bagian hulu.

"Tinggi muka air sungai Ciliwung terus meningkat sehingga menyentuh pada level Siaga 2 yaitu 170 centimeter pada Kamis (13/4) pukul 20.30 WIB. Hingga pukul 21.15 Wib, tinggi muka air Sungai Ciliwung masih 170 centimeter atau Siaga 2," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Sutopo menjelaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan debit Sungai Ciliwung. Menurut dia, diperkirakan sekitar Jumat (14/4) pukul 05.00 WIB air dari sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai.

"Sebelum tiba disana, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung dihimbau untuk waspada akan datangnya banjir kiriman," ujarnya.

Sutopo menjelaskan daerah bantaran sungai yang diperkirakan terdampak banjir adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Dia mengatakan daerah-daerah tersebut merupakan daerah langganan banjir karena berada di bantaran sungai dan BPBD DKI Jakarta telah menyampaikan peringatan dini banjir kepada berbagai pihak.

"Penyebaran informasi kepada warga bantara kali, Atas Kenaikan Tinggi Muka Air Katulampa 170 cm/H (siaga 2) melalui Sosial Media, seperti Twitter, Facebook, BBM, Whatsapp dan Website," katanya.

Selain itu menurut dia, penyerbaran informasi melalui Peringatan Dini Disaster Warning System (DWS), Wilayah Bidara Cina dan Kampung Melayu sudah di aktifkan, Bendung Katulampa pukul 20.30 WIB, TMA 170 cm/H, dan penyebaran memalui "SMSBLAST" sudah di aktivkan sesuai standar masuk.

Sutopo memperkirakan banjir tidak terlalu besar karena di wilayah Jakarta tidak terjadi hujan lebat dan kondisi sungai Ciliwung di Depok dan Manggarai kondisi normal sehingga adanya tambahan kenaikan debit banjir tidak akan luas dan besar.


NU Berharap Gubernur Anies Baswedan Bisa Membuat Santri di Jakarta Menjadi Lebih Maju

Sandiaga Berkukuh Hentikan Proyek Reklamasi

Anies Sebut Pengaduan Warga Langsung ke Balai Kota Tidak Efektif

JK Berikan Buku 100 Kota Terbaik di Dunia Kepada Anis untuk Benahi Jakarta