Foto : Ilustrasi (ist)

Peristiwa Penemuan Mayat Gantung Diri di Tangerang Masih Misterius

Jyg | Kamis , 27 April 2017 - 02:01 WIB

Publicapos.com- Peritiwa penemuan mayat gantung diri di wilayah Sangiang, Kota Tangerang pada awal Februari 2017 lalu, masih menyimpan sejumlah misteri terkait penyebab kematian korban.

Korban yang diketahui bernama Riza Fahrudin (34) warga Kelurahan Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang, ditemukan warga dalam kondisi leher terjerat seutas tali dengan posisi tubuh menempel di tembok dinding pabrik aki di Sangiang.

Kakak kandung korban, Eka Wahyudi (41) mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan fisik atas kematian adiknya. “Wajah tinggal tengkorak, gigi rontok 7 buah serta posisi tergantung tidak tinggi dari tanah dan tidak ada bangku untuk pijakan. Tali tambang pun terlihat ada sambungan,” ujar Eka kepada wartawan di Ciledug, Rabu (26/4/2017).
 
Ia menjelaskan, pada bulan Januari 2017 lalu adiknya, yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai pengepul ikan ini, sempat terlibat perkelahian terkait persaingan ekonomi dengan rekan bisnis bosnya. Korban bersama tiga temannya bertengkar yang diduga atas perintah atasannya.
 
"Perkelahian tersebut berujung pembacokan bahkan sempat dibawa ke ranah hukum di Polsek Jatiuwung. Tapi berhasil diselesaikan dengan surat pernyataan damai secara kekeluargaan," lanjutnya, seperti dikutip Nonstop.
 
Setelah kejadian itu, Eka menceritakan bahwa almarhum adiknya tersebut curhat lewat telpon mengaku sering mendapatkan teror lewat pesan singkat oleh orang yang tak dikenalnya. "Ancaman fisik berupa pengancaman mau dibunuhlah," terang Eka.
 
Dikesempatan yang sama, Purwadi selaku kuasa hukum dari pihak keluarga korban mengutarakan, dirinya berharap kasus ini di proses sampai tuntas dan ditemukan pelaku pembunuhnya.
 
"Apabila ada indikasi dugaan tindak pidana penganiayaan atau pembunuhan kami meminta kepolisian sebagai penyidik untuk menangani kasus ini secara profesional agar segera ditemukan pelakunya," imbuhnya.

Terpisah, Waka Polsek Jati Uwung, AKP Gunawan mengatakan bahwa, kasus tersebut sudah diselidiki dan masih dilakukan pendalaman termasuk pemeriksaan terhadap para saksi. "Masih kami selidiki dan dalami. Sejauh ini kami sudah memeriksa semua saksi-saksi dan dari pihak  keluarga. Belum ada petunjuk yang mengarah ke pembunuhan," kata Gunawan.

"Namun jika pihak keluarga memiliki bukti–bukti yang mengarah ke pembunuhan silahkan datang ke Polsek, kami malah senang jika kasus ini bisa terungkap," tutupnya.


Dituding Jadi Penyebab Macet Parah di Puncak, Ini Jawaban Tim Komunikasi Anies-Sandi

NU Berharap Gubernur Anies Baswedan Bisa Membuat Santri di Jakarta Menjadi Lebih Maju

Tiga Pencuri Spesialis Pembobol Pabrik di Tangerang Diringkus Polisi, Satu Ditembak

Sandiaga Berkukuh Hentikan Proyek Reklamasi