Foto : Istimewa
Dr. Eng. Leny Yuliati, M.Eng Penliti dari Universitas MaChung

Kalahkan 32 ribu penulis, Leny Yuliati Duduki Posisi 50 Besar

Kis | Kamis , 10 Agustus 2017 - 11:52 WIB

Publicapos.com – Kampus swasta tidak bisa dipandang sebelah mata. Universitas Ma Chung salah satu universitas swasta di Kota Malang telah membuktikannya. Salah satu Dosenya, Dr Eng. Leny Yuliati, M.Eng mampu menduduki peringkat ke-45 dalam Top 50 Authors pada Science and Technology Index (SINTA).
 
Leny, berhasil menyingkirkan 32 ribu dosen penulis lainnya pada aplikasi riset yang digagas Menristekdikti, M Nasir awal 2017 lalu itu. Leny memiliki skor 47, dengan rincian menulis 49 artikel yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, 13 bab buku, dan 7 makalah yang disajikan dalam konferensi, yang kesemuanya terindeks Scopus.
 
“SINTA score itu pencapaian publikasi berkualitas yang dinamis. Parameternya lebih berat ke publikasi dan sitasi di SCOPUS, artinya harus rajin publikasi di jurnal yang berkualitas supaya dapat sitasi dari jurnal berkualitas juga,” ujar Leny.
 
“Kesan saya, parameter ini bagus untuk mendorong tidak hanya kuantitas tapi juga kualitas publikasi. Dalam hal ini, menjadi salah satu top 50 authors adalah membanggakan, sekaligus menjadi tantangan untuk terus berada dalam kategori ini dan meningkatkannya,” sambungnya.
 
Sebagai seorang dosen, dengan pencapaian ini beliau juga memiliki pesan khusus untuk mahasiswanya. “Saat melakukan penelitian jangan cepat menyerah dan hanya untuk syarat kelulusan saja. Jadikan penelitian Anda berkualitas supaya dapat memberikan impak di bidang ilmu Anda,” demikian pesannya.
 
Selain Leny, dua dosen peneliti asal Universitas Ma Chung juga masuk pada Top 200 authors. Yaitu Tatas H.P. Brotosudarmo, Ph.D (peringkat 118) dan Dr. Eng. Hendry Oktendi Lintang (peringkat 152).
 
Dalam pemeringkatan yang sama, Universitas Ma Chung sebagai lembaga pendidikan tinggi menempati peringkat ke-58, dan masuk dalam Top 200 Affiliations (institusi). Dalam hal ini, Universitas Ma Chung memiliki 451 SINTA score dengan 21 authorized authors.
 
Perlu diketahui, SINTA 2.0 merupakan Science and Technology Index yang  dibangun oleh Kemenristekdikti, yang diresmikan pada 4 Agustus 2017 lalu oleh Menristekdikti Mohamad Nasir. Sinta memiliki beberapa fungsi, antara lain: Mendata Publikasi dan Sitasi Akademisi dan Peneliti Indonesia; Menilai kinerja jurnal berdasarkan standar akreditasi dan sitasi; Melihat analisis profil institusi, penulis, dan jurnal; SINTA Metrics untuk melihat pemeringkatan institusi, penulis, dan jurnal; serta mendata publikasi dan sitasi akademisi dan peneliti Indonesia.
 
Dalam SINTA 2.0, terdapat 32.218 penulis yang terdaftar dari 4.443 institusi, dan penulis yang terverifikasi sebanyak 27.201 orang. Dari sisi pendaftaran jurnal, dalam SINTA 2.0 terdapat 1.807 jurnal yang mendaftar, dan 959 jurnal telah dievaluasi. Dari sisi fitur, SINTA 2.0 akan menampilkan analisa profil institusi, penulis, dan jurnal berdasarkan publikasi dan sitasi; serta akan menampilkan 50 penulis teratas dan 200 lembaga teratas. SINTA 2.0 juga memungkinkan pengunjung melihat pemeringkatan institusi, penulis, dan jurnal. SINTA memuat dan menghitung berbagai tulisan yang telah dipublikasikan dalam jurnal yang diterbitkan secara daring di Indonesia, yang telah masuk dalam Google Scholar dan Scopus, dimana data ini menampilkan jumlah sitasi, h-index, i-10 index.