Foto : Istimewa

Jokowi: Lima Hari Sekolah Tidak Harus

Kis | Jumat , 11 Agustus 2017 - 03:55 WIB

Publicapos.com – Presiden Jokowi turut bersuara untuk kesekian kalinya menanggapi santernya penolakan sekolah lima hari. Jokowi mengatakan, sekolah lima hari itu tidak harus.
 
"Perlu saya tegaskan, tidak ada keharusan untuk lima hari sekolah. Jadi tidak ada keharusan (mengikuti) full day school," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu pada media di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/8/2017).
 
Saat ini Permendikbud tersebut tidak berlaku dan menunggu Perpres. Jokowi mengatakan, ia akan segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Karakter menggantikan permendikbud.
 
"Jadi permendikbud ini diganti dengan perpre, tapi untuk detailnya tanyakan ke Mensesneg," katanya.
 
Perpres ini, kata Jokowi, akan menggantikan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan soal kebijakan sekolah lima hari.
 
Dia menerangkan, dalam Perpres itu, tidak ada keharusan bagi sekolah untuk menerapkan sekolah lima hari sepekan atau delapan jam sehari.
 
Menurut Jokowi, pemerintah menyadari ada ketidakmerataan sekolah terkait kebijakan ini. Ada sekolah yang sudah siap melakukan kebijakan tersebut, tak sedikit pula yang belum siap menerapkannya. "Ada pula yang bisa menerima dan ada juga yang belum (siap menerima)," ujar Jokowi.
 
Bagi sekolah yang sudah siap, bisa menjalankan kebijakan lima hari sekolah. Sementara, bagi yang belum siap, diperbolehkan untuk tak menerapkannya.
"Jika ada sekolah yang sudah melakukan sekolah lima hari dan didukung masyarakat, ulama, orangtua dan murid, ya silakan diteruskan, silakan dilanjutkan," ujar dia.
 
Mengenai kapan Perpres tersebut akan dikeluarkan, Jokowi melempar penjelasan rincinya untuk ditanyakan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno. 
 


Hadiri Peringatan Hari Santri, Kemenag: Santri Bertanggungjawab Jaga Tanah Air

Kabar Gembira untuk LVRI, Presiden Jokowi Bakal Menaikkan Tunjangan Veteran 25 Persen

Jokowi Akan Putuskan Usulan Densus Tipikor dalam Rapat Kabinet

Ratas Mekopulhukam, Wiranto: Clear, Polemik Pembelian Senjata Telah Diselesaikan Hari Ini