Foto : Halimah Yacob. (ist)

Sejarah Baru, Halimah Yacob Perempuan Pertama yang Jadi Presiden Singapura

Ind | Selasa , 12 September 2017 - 10:27 WIB

Publicapos.com- Pemerintahan Singapura akan mencatat sejarah baru pekan ini. Halimah Yacob akan mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Presiden Singapura. Halimah yang berhijab ini merupakan pemimpin Singapura pertama dari etnis Melayu dalam 47 tahun terakhir.

Etnis Melayu diketahui terakhir memegang kursi kepresidenan di Singapura pada 1965 dan 1970, di bawah pimpinan presiden Yusof Ishak. Kala itu adalah tahun-tahun awal kemerdekaan Singapura. Hingga kini wajah Yudof masih menghiasi uang kertas di negara tersebut.

Halimah akan dilantik menjadi Presiden Singapura pada Rabu (13/9/2017) besok setelah dinyatakan sebagai satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat. Dilansir dari New Straits Times, empat kandidat lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Departemen Pemilu Singapura. Pada Senin (11/9/2017) kemarin, Departemen Pemilu Singapura menyatakan hanya ada satu Sertifikat Kelayakan yang dikeluarkan pihaknya.

Departemen Pemilu Singapura tidak menjelaskan lebih lanjut soal alasan penolakan empat kandidat lainnya. Namun dua kandidat di antaranya yang berasal dari sektor swasta dilaporkan tidak memenuhi syarat soal memimpin perusahaan dengan nilai aset minimum 500 juta dolar Singapura, atau memiliki pengalaman dan kemampuan sebanding dengan sektor publik.

Halimah sebelumnya dikenal sebagai Ketua Parlemen Singapura. Pengalamannya menjabat Ketua Parlemen Singapura selama tiga tahun turut membantu Halimah dalam memenuhi syarat pencalonan. Dia mencalonkan diri sebagai kandidat dari sektor publik.
 


Sempat Viral, Dropbox dan Facebook Hapus Foto-foto Bugil Tentara Wanita AS

Presiden Harap KTT LB OKI Respon Situasi Palestina di PBB

Developing D-8, Wapres Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Kedamaian

Mantan Presiden Irak Jalal Talabani Meninggal di Usia 83 Tahun