Foto : Pernikahan sejenis di Bulukumba. (ist)

Cerita Pernikahan Sejenis yang Menghebohkan di Bulukumba

Ind | Sabtu , 30 September 2017 - 04:35 WIB

Publicapos.com- Pernikahan Syarifah Nurul Husna dan Rahmat Yani berubah menjadi kelabu ketika Syarifah mengetahui identitas pasangannya. Rahmat Yani (28), ternyata seorang wanita yang bergaya seperti pria lalu menikahi Syarifah.

Perempuan asal Dusun Erelebu, Kelurahan Eka Tiro, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, tentu saja tak menyangka dirinya menikah sesama sejenis. Beruntung kisah pernikahan `tak lazim` ini bisa segera terungkap.

Usai pesta pernikahan di gelar, akhirnya tiba momen di mana dua sejoli ini dapat beduaan di malam pertama. Seperti dilansir Tribunnews.com, Syarifah tiba-tiba saja menjerit dan berlari keluar kamarnya.

Ia menangis sejadi-jadinya mengetahui kenyataan bahwa Rahmat Yani sebenarnya adalah seorang perempuan. Keluarga Syarifah juga kaget dan syok mengetahui fakta tersebut.

Begitu tahu Syarifah menikahi perempuan, pihak keluarga tak tinggal diam atas kejadian yang menimpa putrinya. Mereka kemudian melakukan kroscek atas identitas menantunya tersebut.

Setelah melakukan kroscek, akhirnya mereka mengetahui jika Rahmat Yani ternyata adalah seorang perempuan. Nama asli dari Rahmat Yani adalah Rahmayani.

Keluarga Syarifah juga bertanya kepada warga Dusun Herlang, kampung asal Rahmat Yani. Warga setempat mengungkapkan bahwa jenis kelamin Rahmat Yani adalah perempuan.

Rahmat Yani terbilang cerdik saat mengelabuhi keluarga Syarifah Nurul Husna. Saat hendak melamar Syarifah, perempuan bernama Rahmayani ini memperkenalkan diri sebagai Rahmat Yani.

Ia mengaku sebagai seorang laki-laki dari kampung Herlang. Suaranya Rahmayani juga terdengar seperti suara laki-laki. Begitupun perawakannya yang sekilas tampak seperti laki-laki.

Kepada keluarga Syarifah, Rahmat Yani mengaku sudah pacaran selama 3 bulan. Ia merasa cocok dengan Syarifah, dan berniat untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Selanjutnya, ia meminta kepada keluarga Syarifah untuk menyegerakan ijab kabul.

Namun Rahmat Yani meminta pernikahannya dengan Syarifah dilakukan di bawah tangan. Alasan Rahmat Yani adalah karena berkas-berkasnya belum lengkap. Ia juga berjanji kepada keluarga Syarifah akan melengkapi berkas usai pesta pernikahan berlangsung.

Selain karena masalah berkas-berkas, Rahmat Yani meminta nikah sirri karena keluarganya belum merestui hubungan pernikahannya dengan Syarifah.

Melihat keseriusan Rahmat Yani, pihak keluarga pun luluh dan mengizinkan keduanya untuk menikah. "Karena kami tak tahu jika dia perempuan oleh keluarga di sini juga langsung terima lamarannya," kata Maemuna keluarga Syarifah.

Selain menyembunyikan jati dirinya, Rahmat Yani juga menjanjikan uang banyak untuk pernikahannya. Ia memberikan uang panaik untuk Syarifah sebesar Rp30 juta ditambah uang sebidang tanah. Angka tersebut tergolong besar di Dusun Erelebu.

Aksi Rahmat Yani tak hanya berhenti sampai di situ. Setelah berhasil mengelabuhi keluarga Syarifah, Rahmat Yani kemudian mengelabuhi penghulu yang bertugas menikahkannya. Saat itu Rahmat Yani memperlihatkan KTP-nya kepada penghulu sebelum ijab kabul.

Dalam KTP tersebut tertulis keterangan bahwa jenis kelamin Rahmat Yani adalah laki-laki. Para penghulu pun akhirnya menikahkannya dengan syarat pasca pesta, dokumen pernikahan harus dilengkapi.


Heboh Temuan Pernikahan Sejenis di Jember, Berikut Kronologinya!

Paspampres Gadungan Pura-Pura Pesan Makanan untuk Pernikahan Kahiyang

Duel Maut Dua Orang Ibu Rumah Tangga: Satu Tewas, Satu Lagi Buron