Foto : Setya Novanto

Novanto Menang Praperadilan, Hakim: Sprindik Tidak Sah

Rhr | Minggu , 01 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Publicapos.com - Hakim tunggal Cepi Iskandar menilai surat perintah penyidikan dengan nomor Sprin.Dik-56/01/07/2017 tertanggal 17 Juli 2017 menjadi tidak sah setelah permohonan praperadilan Setya Novanto dikabulkan.

 
Selain itu, Cepi mengatakan bukti yang digunakan dalam perkara sebelumnya tidak bisa digunakan untuk menangani perkara selanjutnya.
 
"Menimbang setelah diperiksa bukti-bukti merupakan hasil pengembangan dari perkara orang lain, yaitu Irman dan Sugiharto," katanya.
 
Cepi juga berpendapat penetapan tersangka harus dilakukan pada akhir tahap penyidikan suatu perkara. Hal itu harus dilakukan untuk menjaga harkat dan martabat seseorang.
 
"Menimbang bahwa dari hal-hal tersebut, hakim berpendapat bahwa proses penetapan tersangka di akhir penyidikan, maka hak-hak tersangka bisa dilindungi," ucap Cepi.
 
Sidang Praperadilan tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jalan Ampera Raya. Berdasarkan hasil sidang, Status tersangka yang disandang Novanto di KPK pun digugurkan. (rhr)


Pimpinan KPK Dilaporkan Kembali Oleh Kuasa Hukum Setya Novanto

Menag: Isi Pancasila Semuanya Adalah Nilai-Nilai Agama

Menag Lukman Hakim Bangkitkan Semangat Mahasiswa lewat Puisi "Takut 66 Takut 98"

Kemenag Kerjasama dengan BI Tingkatkan Potensi Ekonomi Syariah