Foto : Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj (net)

Soal Kelompok Anti Pancasila, PBNU: Apakah Kita Ingin Seperti Timur Tengah

Rhr | Jumat , 13 Oktober 2017 - 15:20 WIB

Publicapos.com - Akhir-akhir ini ada kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama Islam, sementara Indonesia bukan negara Islam, tetapi orang Indonesia yang beragama Islam.
 
Demikian dijelaskan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj, saat memberikan sambutan pada acara Takbil Akbar Kebangsaan yang diselenggarakan di Masjid Agung Al-Kautzar Kendari.
 
"Jadi itu harus kita pahami bersama bahwa Indonesia bukan negara Islam, bukan negara Protestan, Katolik, Budha maupun Hindu, tetapi kita hidup di bumi Indonesia ini dalam keberagaman agama, etnis dan budaya yang berbeda namun tujuan kita satu untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia," ujar Said.
 
Menurut Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ini, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tidak perlu diragukan, sehingga bila ada kelompok tertentu yang ingin merongrong, apalagi merubah ideologi Pancasila maka kelompok itu bukan orang Indonesia.
 
"Bila perlu bila ada kelompok masyarakat seperti itu, harus diusir dari tanah Indonesia. Sebab Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang tidak perlu lagi diragukan," jelasnya.
 
Hadir dalam acara itu Pelaksana tugas Gubernur Sultra HM Saleh Lasata dan pejabat TNI/Polri dan sekitar 2.000 umat Islam memadati masjid raya itu.
 
Katanya, masyarakat Indonesia yang telah dianugrahi kekayaan alam yang melimpah dari Allah SWT dan belum tentu dimiliki oleh negara lain di dunia harus benar-benar dijaga dari tangan-tangan jahat yang ingin memecah belas persatuan dan kesatuan.
 
"Apakah kita ingin seperti beberapa negara di Timur Tengah yang kini terpecah, saling memusuhi, perang antar saudara yang akibatnya berdampak pada kesengsaraan rakyatnya karena setiap saat terjadi perang," tutupnya. (rhr)


Peringati Hari Santri, Kia Said Ingatkan Santri Soal Berita Hoax di Internet

Said Aqil Sebut Aksi 299 Besok Ada yang Membiayai, Siapa?

Jokowi Tutup Pelatihan Akbar Guru PAUD se-DKI Jakarta