Foto : Bakul pukul yang terjadi di jalan Pemuda, Rawamangun. (istimewa)

Baku Pukul dengan Anggota TNI, Pengemudi Mobil Minta Maaf Tapi Kasus Tetap Berlanjut

Ind | Sabtu , 14 Oktober 2017 - 08:10 WIB

Publicapos.com- Bimantoro, pengendara mobil yang terlibat baku pukul dengan anggota TNI AL, meminta maaf terkait aksinya tersebut. Ia mengaku emosional ketika terlibat perkelahian dengan Lettu Satrio pada Jumat (13/10/2017) kemarin.

"Kondisinya ya saya emosional saja, sama-sama emosional. Saya khilaf, saya melakukan kesalahan, saya minta maaf," kata Bimantoro di Polres Jakarta Timur.

Meski sudah meminta maaf, namun pihak kepolisian menyebut kasus tersebut masih berlanjut prosesnya. Seperti dilansir detikcom, polisi mengatakan pelapor, yaitu Lettu Satrio, belum menyampaikan perihal upaya mediasi.

"Belum tahu ada mediasi atau tidak ke depannya. Mediasi nanti tergantung pelapor. Selama ini pelapor belum menyampaikan apa-apa. Jadi ya kita lakukan pemeriksaan terhadap pelapor," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana.

Jumat (13/10/2017) kemarin, warganet dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 01.30 menit. Video tersebut merekam aksi saling pukul di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur pada Jumat (13/10/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.

Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di lajur kanan jalan, sementara anggota TNI AL masih duduk di atas sepeda motornya di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual-beli pukulan.


Larangan Sepeda Motor di Sudirman-Thamrin Bakal Dicabut

Wapres Akan Buka Munas KAHMI, Mahfud: Semula Presiden Akan Hadir

Ini Alasan Ditutupnya Hotel dan Griya Pijat Alexis!

Anies: Kami Tidak Biarkan Praktik Prostitusi