Foto : Gubernur DKI, Anies Baswedan. (istimewa)
Hari Santri

NU Berharap Gubernur Anies Baswedan Bisa Membuat Santri di Jakarta Menjadi Lebih Maju

Ind | Sabtu , 21 Oktober 2017 - 22:25 WIB

Publicapos.com- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berharap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bisa membuat santri menjadi lebih maju, terutama santri yang berada di ibu kota.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, NU memanjatkan doa saat penutupan Kirab Hari Santri Nasional 2017 di halaman Masjid Raya Hasyim Asyari, Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2017).

"Gubernur kita baru, fresh from the oven. Namanya sudah sangat santri, Anies Rasyid Baswedan, kita doakan Jakarta di bawah kepemimpinan beliau, yang santri jadi maju," ucap Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faisal.

"Bekerja teladan dan lakukan perubahan untuk peningkatan masyarakat Jakarta," kata Helmy, di acara yang dihadiri oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendara PBNU kepada Anies. Helmy menitipkan bendera tersebut sebagai tanda bahwa Anies bisa menjaga dan memajukan santri di Jakarta. "Dengan membaca Bismillah, saya terima bendera dan amanah ini," kata Anies.

Lebih lanjut, Helmy menjelaskan pesantren sudah berdiri di Jakarta dan daerah lain sebelum Belanda mendirikan sekolah. Ia mengingat pernyataan Soetomo, tokoh yang mendirikan lembaga pendidikan Boedi Oetomo, tentang pentingnya pesantren.

Soetomo, kata Helmy, pernah berkata bahwa sebelum Belanda mendirikan sekolah, justru pondok pesantren yang menjadi sumber pengetahuan dan mata air ilmu pengetahuan.

"Ini pernyataan dahsyat, bahwa para santri di pondok pesantren yang jauh lebih awal membentuk karakter nusantara menjadi Indonesia yang menjaga kesatuan, kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.

Helmy merasa bangga Indonesia akhirnya memiliki perayaan hari santri. Ia mengucapkan terima kasih pada Presiden Joko Widodo yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri.


Larangan Sepeda Motor di Sudirman-Thamrin Bakal Dicabut

Sandiaga Sebut Penyelenggaraan Jakarta Marathon 2017 Terburuk

Ini Alasan Ditutupnya Hotel dan Griya Pijat Alexis!

Anies: Kami Tidak Biarkan Praktik Prostitusi