Foto : Wakil Presiden, Jusuf Kalla. (istimewa)

Wapres JK: Yang Penting AS Sudah Minta Maaf

Ind | Selasa , 24 Oktober 2017 - 11:25 WIB

Publicapo.com- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara soal ditolaknya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri undangan Kepala Staf Gabungan militer AS, di Washington DC, AS pada Sabtu (21/10/2017) lalu.

"Duta besar AS (Joseph Donovan) sudah memberikan penjelasan. Mereka minta maaf," kata Kalla di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Wapres yang baru tiba dari lawatannya ke Turki dalam rangka menghadiri pertemuan D-8 dan melaksanakan umrah juga mengatakan alasan penolakan tersebut belum diketahui. "Sampai sekarang belum tahu apa yang terjadi sebenarnya. Ada masalah adminsitrasi kah atau apa, kita tidak tahu," katanya.

"Yang penting mereka sudah minta maaf dan menyesalkan kejadian itu dan tetap mengundang Pak Panglima untuk hadir walaupun tentu kita merasa perlu untuk kali ini tidak memenuhi undangan karena sudah ada kejadian itu," ucapnya.

Diketahui, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dilarang masuk ke wilayah AS pada Sabtu (21/10/2017). Saat itu Panglima TNI beserta delegasi masih berada di Bandara Soekarno-Hatta dan hendak check in.

"Panglima TNI siap berangkat menggunakan maskapai penerbangan Emirates. Namun beberapa saat sebelum keberangkatan ada pemberitahuan dari maskapai penerbangan bahwa Panglima TNI beserta delegasi tidak boleh memasuki wilayah AS," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto di Kantor Panglima TNI, Jakarta Pusat, Minggu.

Padahal, saat itu, Gatot dan delegasi sudah mengantongi visa dari AS untuk hadir dalam acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization.

Panglima TNI diundang secara resmi oleh Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS). Jenderal Joseph F Dunford yang merupakan sahabat sekaligus senior.

Gatot telah melaporkan kejadian ini pada Presiden Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. Ia juga telah mengirim surat kepada Jenderal Dunford untuk mempertanyakan insiden tersebut.


Kabar Setnov: KPK Resmi Menahan Setnov

Gandhes Gayatri IAIN Tulungagung Sabet Juara III Nasional Festival Budaya 2017

Hari Ini Majelis Hakim Akan Putuskan Vonis Buni Yani

Pimpinan KPK Dilaporkan Kembali Oleh Kuasa Hukum Setya Novanto