Foto : Deklarasi PPP mengusung Ridwan Kamil (jas putih) maju Pemilihan Calon Gubernur Jawa Barat 2018 di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (24/10/2017). (Istimewa)

NasDem, PKB dan PPP Usung Nama Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar

kis | Rabu , 25 Oktober 2017 - 13:03 WIB

Publicapos.com - Akhirnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengusung Ridwan Kamil maju pemilihan gubernur Jawa Barat (pilgub Jabar) 2018 mendatang. Hal ini disampaikan langsung Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy.
 
"Kita memastikan bahwa tiket pertama kepada Kang Emil (Ridwan Kamil) yang diperoleh dari seluruh partai politik untuk bisa berangkat sebagai calon gubernur pada 2018," katanya di Sekretariat Nasional Badan Pemenangan Pemilu PPP, Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan, Selasa, 24 Oktober 2017.
 
Pernyataan resmi PPP mengusung pria yang kerap disapa Kang Emil itu, menyusul dukungan resmi yang sebelumnya diberikan lebih dulu oleh Partai NasDem disusul kemudian oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dengan dukungan tiga partai tersebut, Ridwan bisa langsung maju dalam pilgub Jawa Barat 2018.
 
Sebab, dukungan ketiga partai itu telah memenuhi jumlah minimal 20 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat untuk maju dalam pilgub. PPP, NasDem, dan PKB masing-masing mendapat 9 kursi, 5 kursi, dan 7 kursi di DPRD.
 
Dalam pencalonan ini, Ridwan akan berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum, yang saat ini masih menjabat Bupati Tasikmalaya. Uu sendiri merupakan kader PPP dan telah menjabat bupati selama dua periode, yakni 2011-2016 dan 2016-2020.
 
Menurut Romahurmuziy, nama Uu diajukan untuk mendampingi Ridwan setelah pihaknya melakukan survei, pengkajian, serta melakukan rapat internal. Selain itu, kata dia, nama Uu sebagai wakil gubernur telah dikomunikasikan dengan partai-partai yang lain.
 
"Kader PPP, Pak Uu, Bupati Tasikmalaya, menempati hasil survei tertinggi untuk calon gubernur. Kami juga telah berkonsultasi dengan majelis syariah  serta ulama-ulama kami di Jawa Barat," ucapnya.
 
Kendati telah memutuskan mengusung Ridwan Kamil dan Uu dalam pilgub Jabar 2018, Romahurmuziy mengaku masih membuka peluang jika ada partai lain yang ingin bergabung. Setelah ini, pihaknya akan segera meminta dan mengaktivasi seluruh kemampuan kader dan struktur PPP guna memenangkan pasangan ini.


Cak Imin Sebut Join Soedurisme Perpaduan Ideal

Hadapi Pilpres 2019, Cak Imin Bangun Komunikasi dengan Gerindra dan Demokrat

Digadang-Gadang Maju di Pilgub Sumut, Ara: Pak Djarot Kan Sudah Terbukti

Cak Imin Dideklarasikan Sebagai Cawapres