Foto : Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Salah Partaonan Daulay, Bersama Anggota Komisi Lainnya di Kepulauan Nias, Sumatera Utara

Kunjungi Kepulauan Nias, Komisi IX: Diharap Pemerintah Berikan Perhatian Lebih

rhr | Minggu , 29 Oktober 2017 - 13:14 WIB

Publicapos.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melaksanakan kunjungan kerja komisi ke kepulaun Nias dalam rangka pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat.

Kunker itu diagendakan untuk melihat langsung implementasi program pembangunan dari daerah pinggiran dan perbatasan yang dicanangkan oleh pemerintah.

Demikian penjelasan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kunker Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay (SPD), di Nias, Sumatera Utara, yang dilaksanakan dari tanggal 26-30 Oktober 2017.

Saleh menjelaskan, kepulauan Nias ini belum mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah pusat. Temuan mereka, katanya, dari sisi pelayanan kesehatan dan penyediaan lapangan pekerjaan,

"Nias masih tertinggal jauh dari daerah-daerah lain. Tentu saya pribadi merasa tidak enak mengingat daerah ini adalah dapil saya. Dengan kunker ini, pemerintah pusat diharapkan dapat memberikan perhatian lebih,” kata Saleh.                      

Selain melaksanakan rapat dan menyerap aspirasi dengan seluruh SKPD dari 5 kabupaten dan kota yang ada, Komisi juga secara khusus melakukan peninjauan ke RSUD Nias Selatan, RSUD Gunung Sitoli, dan puskesmas-puskesmas yang ada.

Dalam penyampaiannya, Komisi IX menemukan fakta bahwa pelayanan kesehatan di kepulauan Nias masih belum memadai untuk melayani lebih dari 800 ribu orang penduduk di kepulauan Nias. Apalagi, RSUD daerah Nias Selatan dinilai sangat tidak representatif untuk dijadikan sebagai rujukan.                        

“Di seluruh kepulauan Nias ini, hanya ada dua RSUD yang terletak di Gunung Sitoli dan Nias Selatan. Sayangnya, seluruh FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama) yang ada di sini merujuk pasiennya ke RUSD gunung sitoli. Ini karena fasilitas dan tenaga medisnya jauh lebih memadai dibandingkan dengan RSUD Nias Selatan," jelasnya.

Kunker itu diikuti beberapa anggota lintas fraksi antara lain Handayani, M. Iqbal, Krisna Mukti, Ansory Siregar, Adang Sudrajat, Marwan Dasopang, Marinus Gea, Nurmansyah Tanjung, Betty Shadiq Pasadigoe, Khaidir, Nursuhud, Ayub Khan, Elva Hertati dan Anita Jacoba. (rhr)
 


Soal Pengganti Setnov di DPR, PPP: Bambang Soesatyo Sosok yang Memiliki Kemampuan

Pergantian Panglima TNI, Fadli Zon: Kelihatannya Persiapan Masa Pensiun Pak Gatot

Premium Langka Dimana-Mana, Komisi VII Berang dan Marah

Pariwisata Sumut, Pemerintah Anggarkan Ratusan Juta Bangun Desa Adat Budaya