Foto : Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani,

Kesuksesan Asian Games, Puan: Sesuai Perpres 95/2017, Semua Pihak Harus Bersinergis

rhr | Kamis , 02 November 2017 - 12:04 WIB

Publicapos.com - Dalam Perpres 95/2017 tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai induk cabang olahraga mendapat tugas meningkatkan prestasi atlet, khususnya jelang Asian Games 2018, dan juga pengawasan serta pendampingan bersama Kemenpora.

Demikian penjelasan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, di Kompleks Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (1/11/2017) kemarin. Ia mengatakan, gotong royong merupakan kunci sukses untuk mengimplementasikan peraturan tersebut.

"Hal-hal yang berkaitan dengan Perpres 95/2017 itu, harus ada persamaan persepsi dan mensinergikan antara semua pihak mulai Kemenpora, KONI dan cabang olahraga," kata Puan.

Puan menjelaskan, Kemenpora nantinya akan langsung berkoordinasi dengan KONI untuk menjadi jembatan dengan fungsi sebagai pengawas dan pendamping terhadap cabang olahraga yang memiliki tanggung jawab sebagai pelaksana peningkatan prestasi.

"Jadi intinya, yang sekarang bertanggung jawab bukan hanya Kemenpora dan KONI, akan tetapi, cabang olahraga juga memiliki peran di sini, karena yang mengetahui atletnya dan prestasinya seperti apa, itu cabang olahraganya sendiri," ujar dia.

Puan mengatakan, gotong royong dalam implementasi Perpres juga melingkupi anggaran yang langsung disalurkan ke cabang olahraga dari Kemenpora, sedangkan KONI mendampingi dan melakukan pengawasan.

"Rencana pelatihan performa tinggi dan anggarannya, Kami minta agar dapat diselesaikan bulan Desember nanti agar antara Januari – Februari tahun depan dapat mulai memanfaatkan anggaran," jelasnya.

Senada dengan Puan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga menilai harus ada gotong royong dalam implementasi Perpres termasuk soal anggaran yang kerap kali dipersalahkan menjadi penyebab merosotnya prestasi olahraga Indonesia.

"Harus bersamaan jangan ada lagi kambing hitam dan faktor-faktor tertentu menjadi alasan merosotnya prestasi. Kalau kita tarik ke belakang jauh sebelum kita ada atlet, kita berjuang untuk Merah Putih tanpa ada pretensi apapun," ujar Imam. (rhr)


Survei Populi Center, Kemenpora Urutan 5 Dari 10 Kementerian Berprestasi

Menko Kemaritiman: Presiden Jokowi Target 2020 Indonesia Jadi Swasembada Garam

Kota Layak Pemuda, Menpora Dorong Sejumlah Daerah Gali Potensi Pemuda