Foto : Logo dan Bendera ASEAN

ASEAN Sepakati Tangani Perdagangan Manusia di Kawasan Asia Tenggara

rhr | Rabu , 15 November 2017 - 10:14 WIB

Publicapos.com - Dalam rangkaian pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-31 di Manila, negara anggota ASEAN menyepakati Rencana Kerja Lintas-Sektoral tentang Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Rencana kerja lintas sektoral dan lintas pilar itu merupakan rencana kerja pertama yang dikembangkan oleh ASEAN untuk menangani perdagangan manusia di kawasan Asia Tenggara, seperti dilaporkan Antara dari Manila, Filipina, Selasa.

Rencana Kerja tersebut menekankan tentang kegiatan regional yang harmonis untuk memerangi tindak kejahatan perdagangan orang dalam empat bidang, yaitu pencegahan perdagangan manusia, perlindungan korban, penegakan hukum dan penuntutan terhadap kejahatan perdagangan orang, serta koordinasi regional dan internasional.

Rencana Kerja Lintas Sektoral ASEAN tentang Penanganan Perdagangan Orang itu disahkan oleh sembilan badan sektoral yang mewakili tiga pilar Komunitas ASEAN, yaitu pilar politik dan keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.

Rencana Kerja tentang penanganan perdagangan orang itu dibentuk untuk mengimplementasikan Konvensi ASEAN 2015 Melawan Perdagangan Manusia terutama Perempuan dan Anak (ACTIP), yang mulai berlaku pada 8 Maret 2017.


Uni Eropa, Meksiko sepakat percepat perundingan perdagangan bebas

Donald Trump Puji Brexit sebagai Hal “Luar Biasa”

Menteri Perekonomian Jerman Pimpin Delegasi Perdagangan ke Iran