Foto : MUhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa

Nonton Film Wage, cak Imin: Ini cocok Untuk Ditoton Kids Zaman Now

AMF | Kamis , 16 November 2017 - 23:24 WIB

Publicapos.com - Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar menyemoatkan diri menonton film Wage Rudolf (WR) Suprayman di Trans Studio Mall (TSM), di sela-sela agenda kunjungannya, di Makassar, Kamis (16/11/2017).
 
Didampingi Ketua LPP DPP PKB, Marwan Jafar, kedatangan cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, di Makassar untuk menghadiri Rakorwil Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Sulsel itu langsung diboyong para aktivis dan kader muda PKB menuju TSM untuk menonton film tentang sisi kehidupan Pencipta lagu Indonesia Raya tersebut.
 
Cak Imin mengaku terpukau dengan narasi film yang menggambarkan perubahan perlahan sosok Wage, dari anak muda yang hobi musik menjadi sosok pejuang itu. “Sosok Wage yang ringkih, kurus, kacamata bulat seperti John Lennon, halus, ternyata menjadi sosok yang sangat berjasa bagi bangsa Indonesia, hasil karyanya hingga saat ini terus didengungkan di tiap sudut negeri,” ujar cak Imin, seusai menonton film Wage.
 
Yang membuat cak Imin terkesan dengan sosok WR Supratman dalam film itu salah satunya pada adegan-adegan represi Belanda yang cukup dominan. Bahkan, dia sampai membandingkan nasib pilu Wage dengan nasib pianis Yahudi dalam film the Pianist.
 
“Sosok Fritz, tentara Belanda yang getol menguber Wage, cukup exist di film ini juga mengingatkan saya pada sosok Hans Landa dalam film Inglorious Bastards,” katanya.
 
Dia juga merasa terharu saat adegan Wage yang diperankan Rendra tengah bermain biola karena memberi kesan sedih dan muram dalam film itu.
 
“Saya bangga karena film ini diinisiasi oleh santri dan kyai dari Ploso, Kyai Muchtar Jombang. Film ini cukup recommended untuk para kids jaman now, agar sejarah perjuangan jaman old terus hidup dalam kenangan kita,” tukasnya.


Polisitikus NasDem Nilai Puisi `Ibu Indonesia` sebagai Karya Seni, Begini Katanya

Gatot dan AHY Kalah, Cak Imin Paling Eksis dalam Pemberitaan

Zulhas: Kita Ingin Pemimpin Sumut Sudah Teruji, Kita Temukan Pak Edy Rahmayadi

Fahri Hamzah: Sejak Kapan PKS Begitu Kaku dengan Jabatan?