Foto : Keadaan Mobil Fortuner Yang Ditumpangi Setya Novanto

Supir Setya Novanto Dianggap Lalai, Kini Menjadi Tersangka

mth | Sabtu , 18 November 2017 - 13:34 WIB

Publicapos.com - Hilman selaku supir yang mengalami kecaelakaan bersama Setya Novanto diduga lalai mengemudikan mobil hingga menyebabkan kecelakaan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menetapkan jurnalis Metro TV tersebut.
 
"Namanya sampean ditilang, tersangka bukan? Makanya kami kenakan UU Lalu lintas, lex specialis ini. Di Pasal 283 itu, juncto Pasal 310 (Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan)," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2017).
 
Meskipun dditetapkan sebagaai tersangka, menurut Argo, Hilman tak ditahan karena tindak pidana yang dilakukanya tergolong ringan dan dibawah dua tahun penjara ancaman pidana.
 
Argo menjelaskan, Hilman terbukti lalai dalam berkendara lantaran mengemudikan mobil sambil memainkan telepon selulernya. Akibat ulahnya itu, mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan.
 
 
"Karena mengemudi sambil pegang handphone sehingga tidak stabil, dia keluar ke kanan kemudian menyerempet pohon dan mengenai tiang listrik," kata Argo.
 
Dalam Pasal 283 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu dijelaskan, "setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat 1 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan."
 
Sementara pada Pasal 310 dijelaskan, "setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan."


Buat Ujaran Kebencian, Polisi Tetapkan Ahmad Dani Jadi Tersangka

Pengacara Setnov Akan tuntut KPK Ke Pengadilan HAM Internasional, Begini Kritik Pakar Hukum

Anak-anak Jadi Korban, KPAI: Tersangka Peredaran Pil PCC Harus Dijerat Pasal Berlapis