Foto : Ilustrasi

Tak Mau Kalah Dari Meikarta, Ciputra Kembangkan Kota Baru Maja

mth | Sabtu , 18 November 2017 - 18:14 WIB

Publicapos.com - Ciputra Group tengah mengembangkan kawasan seluas 2.000 hektar di Kabupaten Lebak, Banten, sebagai Kota Baru Citra Maja Raya. Hingga saat ini, pengembang swasta tersebut sedang membangun 10.000 unit rumah, termasuk di dalamnya sekitar 8.000 unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
 
Dikutip dari harian Detik.com Direktur PT Ciputra Residence, Mary Octo Sihombing, mengatakan Citra Maja Raya sengaja dibangun dengan konsep TOD (transit oriented development) yang terintegrasi dengan transportasi publik. Dengan lokasinya yang tak jauh dari Stasiun Maja, membuatnya bisa diakses dengan mudah dari Jakarta via kereta komuter atau KRL.
 
"Naik mobil jalan darat (dari Maja ke Jakarta) 2-3 jam. Dan itu enggak pasti. Tapi dengan KRL pasti sampainya, ke Tanah Abang sejam setengah. Apalagi dengan KRL saat ini semakin nyaman, frekuensi perjalanannya juga semakin rapat. Setiap setengah jam sekali sekarang ada train bolak-balik Maja-Jakarta. Apalagi nanti akan dibangun double track sampai Merak," papar Mary di Citra Maja Raya, Sabtu (18/11/2017).
 
Diungkapkannya, Kota Baru Maja merupakan bagian dari 10 kota baru yang dikembangkan pemerintah hingga 2019 mendatang. Kawasan ini juga nantinya akan tersambung dengan jalan tol Serang-Balaraja yang saat ini sedang dimatangkan, serta jalan nasional ruas Rangkasbitung-Pamulang.
 
"Rencananya pemerintah akan membuat jalan negara dari Pamulang sampai Rangkasbitung. Trasenya sudah ada, dan akan diwujudkan. Kota Baru Maja digagas pemerintah satu dari 10 kota baru di Indonesia. Dan lokasinya persis dengan KRL dengan konsep TOD. Rata-rata pembeli kita banyak dari daerah Serpong, Tangerang, dan Jakarta. Karena dengan KRL terhubung langsung ke Tanah Abang satu jam setengah," ujar Mary.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan kota terpadu Citra Maja Raya di Lebak, Banten. Konsep kota terpadu ini berdiri di luas pengembangan lahan 2.000 hektar untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
 
Sementara itu untuk pekerjaan fisik kota Meikarta sudah dimulai sejak Januari 2016 dengan rencana membangun sampai 100 gedung pencakar langit sekitar 35 lantai hingga 46 lantai. Meikarta menjadi proyek internasional dengan melibatkan banyak mitra investor ternama dari Jepang, Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Qatar. Nilai investasi proyek ini ditaksir mencapai Rp 278 triliun.
 
Pada penjualan perdananya ke publik pada Mei lalu, pihak Lippo Group melaporkan sebanyak 16.800 unit apartemen terjual sampai dengan pukul 14.00 Wib. Pencapaian ini mendapat penghargaan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai penjualan unit apartemen terbanyak selama satu hari. (mth)


Menteri Tenaga Kerja Pastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018 Naik 8,71%

Tarif Cukai Naik 10,04 Persen Tahun Depan, Ini Penjelasan Menteri Darmin

Soal Resiko Geopolitik Korut, Menkeu: Ekonomi Akan Rapuh