Foto : Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo

Mendes Nyatakan Dana Desa Turunkan Angka Kemiskinan di Pedesaan

rhr | Kamis , 14 Desember 2017 - 13:01 WIB

Publicapos.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menyebut angka kemiskinan di pedesaan turun 4,5 persen dalam tiga tahun terakhir.

Menurut Eko, penurunan angka kemiskinan di pedesaan tersebut selaras dengan tujuan pemerintah untuk membangun desa yang mandiri melalui program dana desa.

“Dana desa pertama kali dikucurkan tahun 2015 sebesar Rp 20,68 triliun. Di tahun depan, Presiden Joko Widodo menambah dana desa dua kali lipat, menjadi Rp 46,98 triliun, itu angka yang cukup besar,” ungkap Eko di Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Dia menjelaskan, dengan anggaran sebesar itu, perekonomian di desa bisa bergeliat dan tidak mungkin bisa turut mendongkrak perekonomian nasional.

Dia menjabarkan saat ini misalnya di Pandeglang, salah satu strategi dilakukan program dana desa dengan mengembangkan potensi komoditas jagung melalui produk unggulan kawasan pedesaan (prukades).

“Dengan begitu akan terjadi pertumbuhan ekonomi, misal di Pandeglang dengan lahan 50 ribu hektar bisa menghasilakan sekitar 500 ton jagung dalam setahun,” ujarnya.

Eko memprediksi, jika harga jagung dijual seharga Rp 3.000, maka masyarakat akan mendapat Rp 1,5 triliun, padahal pendapatan asli daerah PAD) hanya Rp 120 miliar.

“Saat ini sudah 24 daerah sudah menjalankan, 43 dalam proses,” pungkas Eko.


Program Dana Desa Indonesia Jadi Percontohan Program Negara-Negara di PBB

Soal Dana Desa, Peran Pemuda Dinantikan Jadi Penggerak Pembangunan Desa

900 Laporan Penyelewengan Dana Desa Masuk ke Kemendes PDTT