Foto : Cak Imin dan Presiden Jokowi. (istimewa)

Cak Imin Sebut Join Soedurisme Perpaduan Ideal

Ind | Kamis , 12 April 2018 - 15:55 WIB

Publicapos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai perpaduan Joko Widodo (Jokowi) dengan dirinya merupakan perpaduan ideal. Hal itu dikatakan terkait kemungkinan Jokowi menggandengnya menjadi cawapres di Pilpres 2019.

Pria yang biasa disapa Cak Imin mengatakan, perpaduan ideal yang dimaksud yakni mempersatukan kembali gagasan soekarnoisme (fokus pada rakyat kecil) dan gusdurisme (fokus pada pribumisasi Islam) yang disebutnya soedurisme.

"Soedurisme merupakan gagasan ideal yang bisa menjawab tantangan bangsa ini. Dua hal ini (soekarnoisme dan gusdurisme) cukup menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, karena itu posisi saya sangat menentukan agar tidak ada penghadap-hadapan lagi antara Islam dan negara, Islam dengan pemerintah, dan Islam dengan nasionalis," kata Cak Imin dalam keterangan, Kamis (12/4/2018).

Cak Imin meyakini Jokowi akan memilihnya sebagai cawapres karena pemilih muslim, khususnya keluarga besar NU, konstituen PKB dan organisasi sayapnya, pasti akan mendukung duet Jokowi-Muhaimin (Join).

"Tentu kami punya satu kekuatan keluarga besar NU, kekuatan keluarga besar pesantren, satu kekuatan organ-organ organisasi kepemudaan, mulai dari Ansor, Fatayat, IPNU, dan semuanya. Akhirnya menjadi organ-organ yang akan bersatu di masyarakat," katanya.

Cak Imin mengklaim telah bertemu Jokowi untuk membicarakan deklarasi Join. Menurutnya, Jokowi mempersilakan dirinya mendeklarasikan Join. Dia juga mengaku sudah melakukan komunikasi dengan partai politik pendukung pemerintah dan mereka merespons positif.


Siap Lunasi Utang Indonesia, Sam Aliano Ingin Gantikan Jokowi

Usung #2019GantiLegislatif, Ini Target yang Dibidik Partai Berkarya

Hanura Tegaskan Dukungan Terhadap Jokowi di Pilpres 2019