Foto : Penyelundupan sabu-sabu asal China berhasil digagalkan. (ist)

Penyelundupan 106,5 Kg Sabu dari China Digagalkan

Ind | Rabu , 25 Januari 2017 - 00:05 WIB

Publicapos.com- Polda Metro Jaya menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu-sabu sebesar 106,5 kilogram yang diselundupkan dalam panel listrik. Barang haram tersebut milik jaringan asal China, dan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menuturkan empat panel listrik ini memuat sabu di dalamnya. Pihak kepabeaan tidak mendeteksinya sebab panel listrik ini telah dimodifikasi kemudian dikemas lagi dalam peti kayu. "Dari Guangzhou, China, ini dikirim ke Tanjung Perak dan di sini dipecah. Satu ekstasi dipecah jadi empat," kata Iriawan saat konferensi pers di Pergudangan Sedayu Bizpark, Cakung Timur, Selasa (24/1/2017).

"Saya menyampaikan apresiasi tinggi pada Polda Metro Jaya. Ini semua jaringan berasal dari China, baik sabu maupun ekstasinya," tambah Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian.

Selain 106,5 kilogram sabu, ikut disita pula 560 butir H5, dan 202.935 butir ekstasi. Penangkapan dilakukan di dua tempat, yakni Green Sedayu Biz Park, Cakung, dan Ruko Bandengan Utara, Jakarta Utara. "Ini termasuk salah satu yang terbesar dalam tahun ini. Tapi terutama sabu ini di atas 100 sudah besar sekali," kata Tito.

Ada 8 orang yang ditangkap dalam operasi, 3 di antaranya meninggal. "Ada dua tempat penangkapan. Tapi kita rilis di satu tempat. Jumlah pelaku ada 8 yang kita tangkap. Tiga meninggal dunia karena melawan pada saat ditangkap. Satu dari Hong Kong, 2 WNI," lanjut Tito.

Tito menegaskan dirinya menyatakan perang terhadap narkoba. Bahkan ia juga mengancam bandar ataupun pengedar yang berani melakukan bisnis haram tersebut di Indonesia.

"Saya akan mengevaluasi Polda mana yang mengungkap dan mana yang tidak. Sekaligus berpesan tentang narkoba. Jangan main-main dengan Indonesia. Kalau main-main, akan berakhir di kamar jenazah," tegasnya.  
 


Modus Pengiriman Ganja Berbalut Kopi Diungkap BNN Jateng

Penghina Presiden dan Kapolri Dibekuk Polda Jatim

Buntut Kicauan Akun @NikitaMirzani Hina Panglima TNI Soal G30S/PKI, Akhirnya Dipolisikan

Buni Yani Jalani Sidang Tuntutan Hukuman