Foto : Gedung KemenPAN RB

Apresiasi CPNS 2017, BARA API Minta Kemenpan-RB Beri Sanksi Pungli CPNS 2014

mmd | Sabtu , 11 November 2017 - 16:03 WIB

Publicapos.com - Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Rakyat Anti Korupsi (LSM BARA API) menilai soal pungutan liar (pungli) pada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang semakin marak terjadi merupakan bukti bahwa reformasi birokrasi yang diinginkan selama ini masih sangat jauh dari harapan.

“Reformasi birokrasi tujuannya bagus, bahkan suatu keharusan dalam sistem pemerintahan, tapi yang terjadi sekarang ini masih berjalan setengah hati”, kata Direktur Investigasi Bara Api, Firdaus Robby, di Jakarta, Sabtu (11/11/2017).

Robby juga menjelaskan bahwa pungli selalu melibatkan jaringan yang sudah matang baik dari internal pemerintahan maupun dari luar pemerintahan. Banyak birokrat yang merasa bahwa pungli merupakan suatu kewajaran jika CPNS ingin lancar dalam urusannya.

“Mental birokrat kita sekarang masih jauh dari yang diharapkan, uang pelicin itu dianggap biasa untuk memuluskan segala sesuatu," paparnya.

Pria yang akrab disapa bung Robby tersebut juga mengatakan bahwa Pungli dilakukan oleh jaringan yang sangat matang karena diduga kuat melibatkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dengan jumlah uang sekitar 90-150 jt/CPNS.

“Modus pungli tersebut hampir sama dengan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya dengan melibatkan BKN dan BKD," terangnya.

Saat ini Bara Api sedang menginvestigasi lebih lanjut tentang laporan masyarakat soal dugaan praktik pungli di Kemenpan-RB yang diduga kuat terindikasi melakukannya ialah mantan kepala bidang perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tata laksana Kemenpan-RB, Dr. Muhammad Hannan Rahmadi.

“Banyak aduan masyarakat soal pungli CPNS 2014. Hasil investigasi kami, pungli tersebut melibatkan pejabat tinggi di Kemenpan-RB," tutupnya. (ras)


KPK Jadwalkan Periksa Choel Mallarangeng

KPK-Kemendes sepakat awasi ketat ratusan triliun dana desa

Kemenag Bengkulu ingatkan petugas KUA tidak melakukan pungli