Foto : Peserta Kirab Pemuda Nusantara Bersama Ratusan Pelajar di Kabupaten Subang

Kirab Pemuda di Subang, Kemenpora: Program Ini Strategis Bekali Pemuda Hadapi Tantangan

rhr | Rabu , 29 November 2017 - 14:54 WIB

Publicapos.com - Peserta Kirab Pemuda Nusantara 2017 Kementerian Pemuda dan olahraga (Kemenpora) telah memasuki titik singgah ke-18 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, 25-27 November 2017. Seperti biasa, pemuda kirab melakukan berbagai aktivitas bersama para pelajar.

Salah satu kegiatan yang paling ditunggu oleh kaum muda setempat ialah "Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci." Gelaran membaca kitab ini juga telah mendapat apresiasi dari berbagai kalangan khususnya dari pejabat daerah.

Demikian penjelasan Kepala Bidang Kreatifitas Kepemudaan Kemenpora, Dr. Yudistira, M.Pd, di hadapan ratusan siswa-siswa dalam acara "Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci" di Aula Pertemuan, Kantor Bupati Subang, Senin (27/11/2017).

"Saya atas nama Kemenpora menyampaikan, gerakan membaca kitab ini adalah suatu program yang cukup strategis dalam rangka membekali para pemuda untuk menghadapi tantangan yang lebih banyak," kata Yudistira.

Ia menjelaskan, membaca kitab merupakan proses pendalaman agama untuk dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, agama adalah seperangkat nilai yang senantiasa menjadi benteng moral dalam kehidupan yang semakin maju.

"Artinya pemuda adalah penuntut ilmu agama untuk bekal hidup di dunia dan akhirat nanti. Rintangan yang akan pemuda hadapi bukan seperti zaman penjajahan, saat ini di tengah-tengah perkembangan teknologi, akhlak dan agama perlu dikedepankan," jelasnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, para pemimpin bangsa telah melakukan perjuangan dalam membela dan memerdekakan tanah air, tentu, sambungnya, Indonesia bisa bersatu karena peran tokoh agama, dimana mereka tidak melihat perbedaan agama, suku, dan ras.

"Anda-anda yang di sini coba cari tahu negara mana yang seperti Indonesia, budayanya kaya, bahasanya ribuan, punya alam yang indah, masyarakatnya ramah dan disenangi banyak orang," bebernya.

Senada dengan Yudistira, Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang, Taryana Nataraharja, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kemenpora dan pihak pelaksana atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kami mengapresiasi acara ini, atas nama pemerintah Kabupaten Subang, saya mengucapkan terimakasih kepada Kemenpora yang menjadikan Subang sebagai titik singgah kirab pemuda dengan rangkaian kegiatan yang berjalan dengan baik," kata Nataraharja.

Dia mengatakan, kerukunan antarumat beragama akan mudah diciptakan bila kaum pemuda dan pemudi sudah memulainya melalui kegiatan keagamaan. Menurutnya, negara Indonesia bisa merdeka karena perjuangan pahlawan dan para tokoh agama yang bersatu.   

"Dengan kerukunan beragama, negara kita akan tetap jaya. Kalau kerukunan antarumat beragama sudah dibangun oleh para pemuda, Insya Allah kedepannya tidak ada lagi konflik agama sehingga kondisi bangsa ini nyaman, aman, dan tentram," tutupnya. (rhr)


Kunjungi Musium, Peserta Kirab Belajar Budaya dan Tradisi Masyarakat Banten

Pemuda Baca Kitab, Dispora: Ini Baru Pertama Kali Diadakan di Banten

KPN 2017, Pelajar Ogan Ilir Tunjukkan Kreativitas Melalui Film Pendek