Foto : Letjen TNI Edy Rahmayadi

Resmi Mundur dari Pangkostrad, Edy Rahmayadi: Kan Mau Gubernur, Doain Ya

rhr | Rabu , 06 Desember 2017 - 13:17 WIB

Publicapos.com - Letjen TNI Edy Rahmayadi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Pangkostrad dan memilih pensiun dini karena akan fokus mempersiapkan diri sebagai peserta di Pemilihan Gubernur Sumut 2018.

Dikutip dari Kumparan.com, pengunduran diri ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI No. Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember 2017 yang ditandatangani oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

"Betul (mundur dari Pangkostrad). Kan mau Gubernur," kata Edy, Selasa (5/12).

Posisi Edy akan digantikan oleh Mayjen TNI Sudirman yang saat ini menjabat sebagai Asops KSAD. Edy yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu menyatakan diri siap maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2018.

"Doain ya," imbuh dia.

Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi telah lama menyatakan berniat maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 mendatang.

Tidak ada tawar-menawar bagi Edy. Ketua Umum PSSI itu menyebut tidak mau menjadi sosok nomor dua alias bakal calon wakil gubernur.

Edy tetap kukuh ingin maju sebagai Bakal Calon Gubernur Sumut meskipun bila nanti ada partai yang hendak mengusungnya sebagai Bakal Wakil Gubernur Sumut.

"Saya tidak mau. Saya pengin jadi nahkoda, bukan pembantu nahkoda. Kita sudah putuskan itu, tidak ada tawar-menawar. Saya tak mau nomor dua," kata Edy.

Selain tak ingin jadi nomor dua, Edy juga blak-blakan bilang tidak mau "dikawinkan" partai. Edy ingin dirinya sendiri yang memilih sosok yang akan mendampinginya sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur.

"Yang kedua saya tidak mau dikawinkan, saya sendiri yang mencari istri (calon wakil)," katanya.

Pada kesempatan lain, Edy mengatakan sudah ada partai yang bersedia mengusungnya. Namun, partai itu belum resmi mendeklarasikan dan mengekspos ke publik terkait dukungan itu. (rhr)


Maju di Pilgub Sumut, Panglima Kostrad Daftar ke PAN

Calbup Edy Raya Pastikan Didukung Lima Parpol